Berikut latihan soal UAS KKPI Semester Ganjil tahun pelajaran 2011-2012. Anda pelajari materi tersebut sebagai kisi-kisi UAS.
Kisi-kisi/Soal UAS KKPI Kelas X, klik disini
Kisi-kisi/Soal UAS KKPI Kelas XI, klik sini Atau juga bisa klik di sini
Kisi-kisi/Soal UAS KKPI Kelas XII, klik di sini
pos jaga_bahasa
Selasa, 06 Desember 2011
SOAL UAS KELAS X, XI, DAN XII SEMESTER GANJIL TAHUN 2011-2012
| Reaksi: |
Minggu, 26 Desember 2010
Siapa Mau?
banyak orang yang memimpikan ingin mendapatkan penghasilan dari internet. Akhir-akhir ini banyak banget tawaran mendapatkan uang melimpah dari bisnis internet, mungkin ini juga yang membuat anda tergiur untuk memulai bisnis internet.
Sebelum anda memulai, mungkin akan saya jelaskan terlebih dahulu kepada anda, bisnis internet tidak mudah! Jangan mau tergiur dengan tawaran overnight rich system atau kaya dalam semalam! anda butuh bekerja!
Beruntung, beberapa waktu yang lalu, sahabat saya membagiakan panduan gratis memulai bisnis internet. What? GRATIS?
Yap anda benar! Gratis!
Disana telah berhasil diungkapkan:
- INTERNET MARKETING : Apa dan Bagaimana?
- Bagaimana anda mensetting _____ untuk kunci Sukses Anda
- 4 Mitos Bisnis Internet - Awas Hal ini membayangi kegagalan anda untuk sukses dalam bisnis internet anda!
- 8 Exact Method Berburu Dollar di Internet. Disinilah anda akan memulainya!
- How To Create Your Own PayPal Account
- Cara mudah mensetting domain dan hosting anda serta bagaimana anda bisa membuat situs pertama anda!
- Traffic : Bagaimana dan Untuk apa? serta penggunaan metode _______ ; ______ dan _______ yang berkaitan dengan mendatangkan traffic!
- dan masih banyak lagi .. beruntungnya semua itu gratis loh!
Ga percaya? silakan akses disini
http://pemburudollar.net/?go=10321
Sebelum anda memulai, mungkin akan saya jelaskan terlebih dahulu kepada anda, bisnis internet tidak mudah! Jangan mau tergiur dengan tawaran overnight rich system atau kaya dalam semalam! anda butuh bekerja!
Beruntung, beberapa waktu yang lalu, sahabat saya membagiakan panduan gratis memulai bisnis internet. What? GRATIS?
Yap anda benar! Gratis!
Disana telah berhasil diungkapkan:
- INTERNET MARKETING : Apa dan Bagaimana?
- Bagaimana anda mensetting _____ untuk kunci Sukses Anda
- 4 Mitos Bisnis Internet - Awas Hal ini membayangi kegagalan anda untuk sukses dalam bisnis internet anda!
- 8 Exact Method Berburu Dollar di Internet. Disinilah anda akan memulainya!
- How To Create Your Own PayPal Account
- Cara mudah mensetting domain dan hosting anda serta bagaimana anda bisa membuat situs pertama anda!
- Traffic : Bagaimana dan Untuk apa? serta penggunaan metode _______ ; ______ dan _______ yang berkaitan dengan mendatangkan traffic!
- dan masih banyak lagi .. beruntungnya semua itu gratis loh!
Ga percaya? silakan akses disini
http://pemburudollar.net/?go=10321
Selasa, 27 April 2010
Kamus 5 Bahasa Daerah - Bahasa Indonesia

Bagi Anda yang suka berwisata ke daerah-daerah di Indonesia atau menambah pengetahuan baru, tidak ada salahnya Anda meluangkan waktu untuk berlatih bahasa daerah mereka. Ini ada kamus 5 bahasa daerah karya Feriawan Agung.
Fasilitas utama program Kamus ini adalah :
· Ukuran yang cukup kecil
· Sederhana dan antarmuka yang mudah
· Pencarian kata yang cepat
· Pencarian otomatis antara bahasa Jawa dan Indonesia
· Smart Find
· Penambahan kata-kata baru
System yang diperlukan:
· Windows 9x/ME/NT/Xp/2003 dan Vista(?)
· Pentium II dengan 32 MB RAM.
Untuk download klik di sini
| Reaksi: |
Selasa, 22 Desember 2009
Hari Ibu, Hari Bapak, dan Hari Anak
Seluruh warga Indonesia hari ini dengan bangganya menghargai salah seorang pilar keluarga dan bangsa. Ya, makhluk yang memperoleh penghargaan tersebut adalah ibu. Mengapa harus ibu, bukan bapak?
Ini yang menjadi pokok pembahasan kita. Apakah peran ibu yang penting dalam pembentukan karakter anak saat usia dini? Padahal, bapak juga ikut berperan. Apakah ibu yang melahirkan anak, bukan bapak? Adakah kaitan antara bumi dan bumi? Ataukah, ada 'sebab musabab' yang mendasarinya. Mungkin, tidak ada salahnya Anda mencari di si Mbah Google atau wikidpedia
Ini yang menjadi pokok pembahasan kita. Apakah peran ibu yang penting dalam pembentukan karakter anak saat usia dini? Padahal, bapak juga ikut berperan. Apakah ibu yang melahirkan anak, bukan bapak? Adakah kaitan antara bumi dan bumi? Ataukah, ada 'sebab musabab' yang mendasarinya. Mungkin, tidak ada salahnya Anda mencari di si Mbah Google atau wikidpedia
Label:
Bahasa,
Catatan Sastra,
diskusi
| Reaksi: |
Sabtu, 19 September 2009
SELAMAT JALAN PAKAR KEBAKUAN BAHASA INDONESIA
Anda telah mengenal nama Anton Mulyono, Gorrys Keraf, Jus Badudu, dan sebagainya. Tapi, apakah Anda pernah tahu orang yang betul-betul gigih membela dan mempertahankan kebakuan bahasa Indonesia dalam pemakaiannya sebagai bahasa resmi? Mungkin, nama beliau tidak terdengar nyaring seperti nama-nama di atas karena belum semua orang paham dengan peran beliau.
Gatot Susilo Sumowijoyo, adalah sebuah nama yang mungkin asing bagi kalangan ahli-ahli bahasa Indonesia, bahkan siswa-siswa didik di seluruh Indonesia. Tapi, ada juga pakar bahasa yang telah memberikan apresiasi besar terhadap jasa beliau dalam perkembangan bahasa Indonesia. Apresiasi tersebut diwujudkan dalam permintaan beliau untuk tetap kritis terhadap penggunaan bahasa Indonesia.
Sepanjang pengetahuan saya, bahasa Indonesia baku adalah Bapak Gatot. Bapak Gatot adalah bahasa Indonesia baku. Kalau boleh saya katakan bahwa bahasa Indonesia baku telah "mewujud" dalam diri Bapak Gatot. Dalam suatu acara yang saya ikuti, saya menyaksikan betapa pilunya Bapak Gatot ketika menjumpai banyaknya ketidakbakuan yang terjadi di kalangan pemakai bahasa Indonesia. Air matanya menetes ketika berbicara tentang hal itu.
Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila dalam setiap puisi dan cerpen-cerpen (kumpulan cerpen) beliau selalu kita jumpai bentuk-bentuk baku bahasa Indonesia. Beliau berkeyakinan bahwa mengapa kita tidak bisa "membentuk" bahasa puisi dengan bahasa-bahasa baku senyampang bahasa baku itu tidak akan mengurangi nilai estetika puisi atau karya sastra tersebut.
Jumat, 18 September 2009 sekitar pukul 15.30 telah sampai berita kepada saya bahwa telah meninggal dunia, guru, bapak, pakar bahasa kita, Gatot Susilo S., Marilah, di kesempatan yang membahagiakan ini kita iringi kepergian tokoh bahasa Indonesia baku kita, Bapak Gatot Susilo Sumowijoyo, dengan mengharap ridho Allah SWT semoga amal ibadah dan jasa keilmuwanan beliau diterima di sisiNya.
Gatot Susilo Sumowijoyo, adalah sebuah nama yang mungkin asing bagi kalangan ahli-ahli bahasa Indonesia, bahkan siswa-siswa didik di seluruh Indonesia. Tapi, ada juga pakar bahasa yang telah memberikan apresiasi besar terhadap jasa beliau dalam perkembangan bahasa Indonesia. Apresiasi tersebut diwujudkan dalam permintaan beliau untuk tetap kritis terhadap penggunaan bahasa Indonesia.
Sepanjang pengetahuan saya, bahasa Indonesia baku adalah Bapak Gatot. Bapak Gatot adalah bahasa Indonesia baku. Kalau boleh saya katakan bahwa bahasa Indonesia baku telah "mewujud" dalam diri Bapak Gatot. Dalam suatu acara yang saya ikuti, saya menyaksikan betapa pilunya Bapak Gatot ketika menjumpai banyaknya ketidakbakuan yang terjadi di kalangan pemakai bahasa Indonesia. Air matanya menetes ketika berbicara tentang hal itu.
Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila dalam setiap puisi dan cerpen-cerpen (kumpulan cerpen) beliau selalu kita jumpai bentuk-bentuk baku bahasa Indonesia. Beliau berkeyakinan bahwa mengapa kita tidak bisa "membentuk" bahasa puisi dengan bahasa-bahasa baku senyampang bahasa baku itu tidak akan mengurangi nilai estetika puisi atau karya sastra tersebut.
Jumat, 18 September 2009 sekitar pukul 15.30 telah sampai berita kepada saya bahwa telah meninggal dunia, guru, bapak, pakar bahasa kita, Gatot Susilo S., Marilah, di kesempatan yang membahagiakan ini kita iringi kepergian tokoh bahasa Indonesia baku kita, Bapak Gatot Susilo Sumowijoyo, dengan mengharap ridho Allah SWT semoga amal ibadah dan jasa keilmuwanan beliau diterima di sisiNya.
Label:
Catatan Sastra,
Pendidikan,
Sekolah
| Reaksi: |
Senin, 17 Agustus 2009
BLINGSATAN DI SMKN 6 SURABAYA
Osis SMK Negeri 6 Surabaya untuk kesekian kalinya menghadirkan Pensi (Pentas Seni). Tahun ini bersamaan dengan event peringatan HUT ke-64 RI, OSIS SMK Negeri 6 Surabaya menghadirkan banyak grup band. Dalam acara dengan titel "SMAKSIX Nice Performance" grup-grup yang turut berpartisipasi di antaranya BLINGSATAN, HEAVY MONSTER, MAHAGHITA, AUFKLA, NINGRAT, ALSO PERFORM, ESSA, CAMPCITY AFTERNIGHT, THE POLKADOT, GOOD LUCK, YNH, ROLLBAR, BIE N BYE, NEW PORTH 95, DAN 6 BAND AUDISI.
Selain tampilan beberapa band tersebut, acara yang diselenggarakan tgl. 18 Agustus 2009 di Lapangan SMK Negeri 6 Surabaya pukul 09.00 selesai tersebut juga akan diramaikan oleh Dancers dan Bazaar. Acara ini didukung oleh EBS 105,9FM, Coca Cola, La Tulipe, Honda, Gudang Event, dan PK Management. Ticket Box bisa menghubungi OSIS SMKN 6 Surabaya atau contact person: Fachry 085730441013, Arin 085755597422, Lina 085733050085.
Selain tampilan beberapa band tersebut, acara yang diselenggarakan tgl. 18 Agustus 2009 di Lapangan SMK Negeri 6 Surabaya pukul 09.00 selesai tersebut juga akan diramaikan oleh Dancers dan Bazaar. Acara ini didukung oleh EBS 105,9FM, Coca Cola, La Tulipe, Honda, Gudang Event, dan PK Management. Ticket Box bisa menghubungi OSIS SMKN 6 Surabaya atau contact person: Fachry 085730441013, Arin 085755597422, Lina 085733050085.
| Reaksi: |
Sabtu, 13 Juni 2009
SOAL UAS KKPI KELAS XI
Bagi siswa kelas XI, soal UAS semester genap bisa Anda pelajari di sini. Sebagai catatan, persyaratan untuk mendapatkan nilai KKPI yaitu siswa harus mempunyai blog sendiri-sendiri. Selain itu, blog tersebut harus terupdate sesuai dengan tugas yang telah diberikan. Untuk tugas-tugas yang perlu dimasukkan di blognya masing-masing klik di sini.Sedangkan soal-soal UAS KKPI kelas XI dapat Anda klik sini
Soal-soal tersebut harus didownload terlebih dahulu, lalu kerjakan sesuai dengan perintah. Selamat mengerjakan, semoga sukses.
Soal-soal tersebut harus didownload terlebih dahulu, lalu kerjakan sesuai dengan perintah. Selamat mengerjakan, semoga sukses.
Label:
Download,
Pendidikan,
SMK,
Soal
| Reaksi: |
Selasa, 02 Juni 2009
100% Siswa 19 Sekolah Tidak Lulus?
Kabar mengejutkan kembali datang dari dunia pendidikan kita. Sebanyak 19 sekolah di negeri tercinta ini menghebohkan dengan angka ketidaklulusan sebesar 100%. Yang lebih parah lagi, di antara sekolah-sekolah tersebut terdapat beberapa sekolah yang sudah berstatus RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional). Ironis khan?
Kita tidak usah terburu-buru menghakimi siswa kalau toh benar mereka mencontoh kunci jawaban palsu yang beredar saat itu (ini khan belum terbukti secara hukum alias hanya praduga). Beberapa kemungkinan bisa muncul dari permasalahan tersebut. Kemungkinan-kemungkinan ini bisa mengindikasikan terdapatnya beberapa kejanggalan.
Pertama, siswa yang mengikuti UAN saat itu ternyata kini justru sudah diterima di berbagai PTN. Apakah mungkin, siswa yang jelas-jelas sudah diterima tersebut, baik melalui PMDK atau jalur khusus lainnya, masih mempunyai sikap percaya pada hal lain di luar kemampuannya. Siswa yang pandai, tentu akan percaya pada diri sendiri (buktinya bukan hanya satu atau dua orang saja). Kalau saat UAN dia diberi kunci jawaban pun, pasti dia merasa tidak tertarik. Karena dari awalnya dia sudah pandai.
Kedua, secara kelembagaan setiap sekolah (terlebih RSBI) tentu akan terpacu untuk menunjukkan jati dirinya sebagai sekolah yang pantas mendapat penghargaan sematan nama tersebut. Dan, bagi sekolah RSBI tentu mempunyai visi yang jelas tentang pendidikan yang dijalankan di lembaga tersebut. Tentunya, sekolah tersebut merasa risih apabila menggunakan langkah penyebarluasan jawaban UAN kepada siswanya terlebih dengan tujuan untuk meningkatkan image sekolah.
Ketiga, tidak adanya bantahan sama sekali dari pihak sekolah ataupun siswa-siswa sekolah bersangkutan. Tidak ada siswa yang membantah jika mereka merasa memang tidak melakukan hal tersebut. Secara kelembagaan, sekolah justru harus memberikan klarifikasi bahwa hal tersebut (penyebarluasan jawaban UAN palsu) tidak pernah dilakukan. Pihak sekolah tidak pernah melakukan hal tersebut, justru mengamini jika siswa-siswa melakukan praktek tersebut (tetapi belum pernah dilakukan interogasi kepada para siswa khan??) Langkah yang perlu dilakukan sekolah adalah melakukan cross check kepada siswa-siswanya terlebih dahulu, jangan menghakimi siswa (atau mencari kambing hitam atas 'pesanan'??)
Keempat, mengapa kejadian tersebut sampai terjadi pada daerah-daerah berbeda, bukan satu daerah saja. Kalau kemungkinan terjadi pemberian kunci jawaban palsu, daerah kasusnya hanya dalam batas wilayah kecil bukan skala nasional.
Kelima, perguruan tinggi negeri yang diberi tugas mengawal pelaksanaan UAN tempo hari belum (tidak pernah) mengklarifikasi tentang kasus tersebut. Yang terjadi sumber berita berpusat pada beberapa pihak saja. Seharusnya, harus ada perimbangan berita dari sumber penilai atau pendamping kegiatan UAN tersebut.
Alasan-alasan tersebut menarik untuk diperdebatkan. Apakah benar-benar siswa telah melakukan kegiatan tersebut? Mengapa sekolah mengamini (ikut menghakimi) siswa yang belum tentu bersalah? Begitu mudahnya vonis bahwa yang bersalah dalam kasus tersebut adalah siswa? Begitu mudahnya diadakan ujian ulang terhadap kasus tersebut.
Kalau toh boleh saya memberikan pertimbangan, mengapa siswa hamil (melahirkan?) saat UNAS dilarang mengikuti ujian? Padahal, belum tentu dia lulus ataukah tidak? Mengapa siswa-siswa yang bersalah (seperti "dirumahkan" di kantor polisi) masih mempunyai hak untuk ikut UNAS sementara siswa hamil/melahirkan tidak mempunyai hak? Marilah kita meluruskan dan menata sistem pendidikan kita bukan berdasarkan tawar menawar.
Kita tidak usah terburu-buru menghakimi siswa kalau toh benar mereka mencontoh kunci jawaban palsu yang beredar saat itu (ini khan belum terbukti secara hukum alias hanya praduga). Beberapa kemungkinan bisa muncul dari permasalahan tersebut. Kemungkinan-kemungkinan ini bisa mengindikasikan terdapatnya beberapa kejanggalan.
Pertama, siswa yang mengikuti UAN saat itu ternyata kini justru sudah diterima di berbagai PTN. Apakah mungkin, siswa yang jelas-jelas sudah diterima tersebut, baik melalui PMDK atau jalur khusus lainnya, masih mempunyai sikap percaya pada hal lain di luar kemampuannya. Siswa yang pandai, tentu akan percaya pada diri sendiri (buktinya bukan hanya satu atau dua orang saja). Kalau saat UAN dia diberi kunci jawaban pun, pasti dia merasa tidak tertarik. Karena dari awalnya dia sudah pandai.
Kedua, secara kelembagaan setiap sekolah (terlebih RSBI) tentu akan terpacu untuk menunjukkan jati dirinya sebagai sekolah yang pantas mendapat penghargaan sematan nama tersebut. Dan, bagi sekolah RSBI tentu mempunyai visi yang jelas tentang pendidikan yang dijalankan di lembaga tersebut. Tentunya, sekolah tersebut merasa risih apabila menggunakan langkah penyebarluasan jawaban UAN kepada siswanya terlebih dengan tujuan untuk meningkatkan image sekolah.
Ketiga, tidak adanya bantahan sama sekali dari pihak sekolah ataupun siswa-siswa sekolah bersangkutan. Tidak ada siswa yang membantah jika mereka merasa memang tidak melakukan hal tersebut. Secara kelembagaan, sekolah justru harus memberikan klarifikasi bahwa hal tersebut (penyebarluasan jawaban UAN palsu) tidak pernah dilakukan. Pihak sekolah tidak pernah melakukan hal tersebut, justru mengamini jika siswa-siswa melakukan praktek tersebut (tetapi belum pernah dilakukan interogasi kepada para siswa khan??) Langkah yang perlu dilakukan sekolah adalah melakukan cross check kepada siswa-siswanya terlebih dahulu, jangan menghakimi siswa (atau mencari kambing hitam atas 'pesanan'??)
Keempat, mengapa kejadian tersebut sampai terjadi pada daerah-daerah berbeda, bukan satu daerah saja. Kalau kemungkinan terjadi pemberian kunci jawaban palsu, daerah kasusnya hanya dalam batas wilayah kecil bukan skala nasional.
Kelima, perguruan tinggi negeri yang diberi tugas mengawal pelaksanaan UAN tempo hari belum (tidak pernah) mengklarifikasi tentang kasus tersebut. Yang terjadi sumber berita berpusat pada beberapa pihak saja. Seharusnya, harus ada perimbangan berita dari sumber penilai atau pendamping kegiatan UAN tersebut.
Alasan-alasan tersebut menarik untuk diperdebatkan. Apakah benar-benar siswa telah melakukan kegiatan tersebut? Mengapa sekolah mengamini (ikut menghakimi) siswa yang belum tentu bersalah? Begitu mudahnya vonis bahwa yang bersalah dalam kasus tersebut adalah siswa? Begitu mudahnya diadakan ujian ulang terhadap kasus tersebut.
Kalau toh boleh saya memberikan pertimbangan, mengapa siswa hamil (melahirkan?) saat UNAS dilarang mengikuti ujian? Padahal, belum tentu dia lulus ataukah tidak? Mengapa siswa-siswa yang bersalah (seperti "dirumahkan" di kantor polisi) masih mempunyai hak untuk ikut UNAS sementara siswa hamil/melahirkan tidak mempunyai hak? Marilah kita meluruskan dan menata sistem pendidikan kita bukan berdasarkan tawar menawar.
| Reaksi: |
Selasa, 19 Mei 2009
TUGAS-TUGAS KKPI
Siswa-siswa yang mengikuti Prakerin, bisa melihat tugas-tugasnya setelah mengikuti group saya baik di Yahoo maupun Google. Atau, bisa dilihat di alamat berikut.
Group Yahoo Klik di sini
Group Google Klik di sini
Group Yahoo Klik di sini
Group Google Klik di sini
Kamis, 23 April 2009
PEMBELAJARAN KOOPERATIF
Berbicara tentang pembelajaran kooperatif, kita masih bergantung pada orang Barat yaitu John Dewey dan Herbert Thelan. Menurut Dewey, seharusnya kelas merupakan cerminan masyarakat yang lebih besar. Oleh Thelan, dikembangkanlah prosedur guna membantu siswa bekerja dalam kelompok.
Tiga kondisi dalam pembelajaran kooperatif menurut Shlomo Sharan yaitu (1) adanya kontak langsung (2) sama-sama berperan serta dalam kerja kelompok, dan (3) adanya persetujuan antar anggota dalam kelompok tentang setting kooperatif tersebut.
Yang terpenting dalam model ini adalah bahwa siswa dapat belajar melalui kerjasama Yang mampu harus menolong yang tidak mampu. Setiap anggota kelompok tetap memberi sumbangan pada prestasi kelompok. Setiap siswa mendapat kesempatan yang sama dalam bersosialisasi. Bagian dari model pembelajaran ini adalah STAD, Jigsaw, investigasi kelompok, dan pendekatan struktural.
Tiga kondisi dalam pembelajaran kooperatif menurut Shlomo Sharan yaitu (1) adanya kontak langsung (2) sama-sama berperan serta dalam kerja kelompok, dan (3) adanya persetujuan antar anggota dalam kelompok tentang setting kooperatif tersebut.
Yang terpenting dalam model ini adalah bahwa siswa dapat belajar melalui kerjasama Yang mampu harus menolong yang tidak mampu. Setiap anggota kelompok tetap memberi sumbangan pada prestasi kelompok. Setiap siswa mendapat kesempatan yang sama dalam bersosialisasi. Bagian dari model pembelajaran ini adalah STAD, Jigsaw, investigasi kelompok, dan pendekatan struktural.
Langgan:
Entri (Atom)